55. Isa Almasih Menyembuhkan Orang yang Kemasukan Roh Jahat

Setelah Isa Almasih meredakan angin ribut dan badai di Danau Jalil, pengikut-pengikut-Nya (Hawariyyin) dapat mengemudikan perahu itu sampai ke seberang danau, di daerah Gerasa. Begitu mereka turun dari perahu, datanglah seorang laki-laki, ia keluar dari kuburan. Orang itu sebetulnya orang kota. Sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak mau tinggal di rumah. Orang itu kerasukan roh jahat dan suka tinggal di kuburan-kuburan. Ia sudah tidak dapat diikat lagi; dengan rantai pun tidak. Sudah sering kaki dan tangannya dibelenggu, tetapi rantai-rantai itu selalu diputuskannya; besi pada kakinya pun dipatahkannya. Ia begitu kuat sehingga tidak seorang pun dapat menahannya. Siang malam ia berkeliaran di kuburan, di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan melukai badannya dengan batu.
Dari jauh orang itu melihat Isa. Kemudian ia berlari-lari, lalu sujud di hadapan Isa. Isa Almasih berkata kepadanya, “Roh jahat, keluarlah dari orang ini!” Dengan suara yang keras orang itu berteriak, “Isa, yang berasal dari Allah Yang Mahatinggi! Apa yang akan Engkau lakukan terhadap saya? Demi Allah, saya mohon, jangan siksa saya!”
Lalu Isa bertanya kepadanya, “Siapakah namamu?”
Orang itu menjawab, “Nama saya ‘Ligiun’ — sebab kami ini banyak sekali! Jangan menyuruh kami keluar dari daerah ini!” Ligiun adalah kelompok tentara Roma yang terdiri dari 3000 sampai 6000 prajurit. Bayangkanlah 3000 sampai 6000 roh jahat ada di dalam orang itu!!!
Di dekat tempat itu ada kira-kira 2000 babi yang sedang mencari makan di lereng bukit. Roh-roh jahat itu memohon kepada Isa, “Kalau Engkau akan menyuruh kami keluar, suruhlah kami masuk ke dalam babi-babi itu.”
“Pergilah!” kata Isa. Lalu, roh-roh jahat itu keluar dari orang itu dan masuk ke dalam babi-babi itu. Seluruh kawanan babi itu lari dan terjun dari pinggir jurang ke dalam danau. Tentu saja kawanan babi itu tenggelam.
Penjaga-penjaga babi itu lari dan menyiarkan kabar itu ke kota dan ke desa di sekitarnya. Lalu orang-orang keluar untuk melihat apa yang telah terjadi. Mereka datang kepada Isa Almasih, lalu melihat orang yang sudah dibebaskan dari roh-roh jahat itu. Orang itu sedang duduk di situ. Ia sudah berpakaian, dan pikirannya juga sudah waras lagi. Semua orang menjadi takut. Orang-orang yang menyaksikan kejadian itu bercerita kepada yang baru datang dari kota, bagaimana orang itu disembuhkan. Lalu penduduk daerah itu minta supaya Isa meninggalkan daerah itu. Mereka tidak memuji Allah karena mukjizat itu. Mereka tidak mau mengikut Isa Almasih. Mereka hanya mau mengusir Isa dari daerah mereka.
Kalau Isa tidak diterima, Ia tidak akan memaksa orang-orang mengikut-Nya. Jadi, Ia pulang naik perahu dengan pengikut-pengikut-Nya. Orang yang tadinya dikuasai roh jahat itu bertanya kepada Isa, “Bolehkah saya ikut? Saya mau mengikut Junjungan selama hidupku!”
Tetapi Isa berkata, “Pulanglah dan beritahukan kepada saudaramu apa yang sudah dilakukan Allah kepadamu!”
Orang itu pun pergi dan mulai bercerita di daerah itu, apa yang telah diperbuat Isa Almasih kepadanya. Semua orang heran mendengarnya.

Pertanyaan :
Ketika Isa Almasih dan pengikut-pengikut-Nya turun dari perahu di seberang Danau Jalil, siapakah yang menyambut mereka?
Apakah orang itu kuat?
Bagaimana kita tahu?
Apa yang dilakukannya ketika orang itu melihat Isa?
Siapakah namanya?
Apakah artinya?
Bagaimana orang itu dibebaskan dari roh-roh jahat?
Apakah reaksi penduduk di situ?
Mengapa Isa tidak membiarkan orang itu mengikut Dia?


%d blogger menyukai ini: