56. Isa Almasih Memberi Makan 5000 Orang

Pada suatu hari, Isa Almasih dan pengikut-pengikut-Nya capai sekali. Mereka sudah melayani banyak orang, menolong dan menyembuhkan yang tua dan yang sakit, dan mengajar tentang Kerajaan Allah. Mereka begitu sibuk sehingga tidak ada waktu untuk makan! Sebab itu Isa berkata kepada Hawariyyin-Nya, “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, di mana kita bisa istirahat sebentar.” Lalu mereka berangkat dengan perahu menuju ke tempat yang sunyi.
Tetapi banyak orang sudah melihat mereka berangkat. Orang-orang itu berlari-lari melalui jalan darat mendahului Isa dan Hawariyyin-Nya tadi. Ketika mereka turun dari perahu, Isa melihat orang banyak sudah menunggu. Ia kasihan kepada mereka, lalu Ia menyembuhkan orang-orang sakit yang ada di antara mereka.
Ketika sudah petang, pengikut-pengikut (Hawariyyin) Isa Almasih berkata kepada-Nya, “Sudah hampir malam dan tempat ini terpencil. Lebih baik Rabi menyuruh orang-orang ini pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa di sekitar tempat ini.”
Tetapi Isa menjawab, “Kalian saja yang memberi mereka makan.” Isa berkata kepada Filipu, “Di mana kita dapat membeli makanan supaya semua orang ini bisa makan?”
Jawab Filipu, “Kita tidak punya cukup uang untuk membeli roti bagi orang sebanyak ini!”
Seorang pengikut Isa yang lain, yang bernama Andariya, berkata, “Di sini ada anak laki-laki dengan lima roti dan dua ikan. Tetapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini?”
Isa Almasih melihat bahwa anak laki-laki itu rela memberi Isa makanannya, yaitu 5 roti dan 2 ikan. Jadi, Dia menyuruh semua orang duduk. Di tempat itu ada banyak rumput; orang-orang itu duduk di rumput secara berkelompok. Ada kira-kira 50 orang dalam satu kelompok. Semuanya ada kira-kira 5000 orang laki-laki di situ. Wanita dan anak-anak belum dihitung!
Kemudian Isa Almasih mengambil roti itu, lalu Ia menengadah ke langit dan mengucap terima kasih kepada Allah. Sesudah itu Ia membagi-bagikan roti itu kepada orang banyak. Kemudian Ia membagi-bagikan ikan itu; mereka makan sepuas-puasnya. Setelah semuanya makan sampai kenyang, Isa berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Kumpulkanlah sisa makanan itu; jangan sampai ada yang terbuang.” Lalu mereka mengumpulkan 12 bakul penuh sisa makanan dari 5 roti dan 2 ikan yang dimakan oleh orang banyak itu.
Ketika orang banyak melihat keajaiban yang dibuat oleh Isa, mereka berkata, “Sungguh, inilah Nabi yang diharapkan datang ke dunia!” Karena Isa tahu bahwa mereka mau memaksa Dia menjadi raja mereka, Dia pergi menyingkir ke daerah berbukit.
Isa Almasih tidak mau menjadi raja duniawi. Dia mengajar tentang diri-Nya sendiri: “Akulah roti yang memberi hidup. Orang yang percaya kepada-Ku mempunyai hidup sejati dan kekal, dan Aku akan menghidupkannya kembali pada Hari Kiamat.”

Pertanyaan :
Mengapa Isa Almasih mencari tempat yang sunyi?
Walaupun Isa dan pengikut-pengikut-Nya berada di tempat yang sunyi, mengapa mereka tidak dapat beristirahat?
Mengapa pengikut-pengikut-Nya mengusulkan agar Isa menyuruh orang banyak itu pulang?
Dari manakah datangnya makanan yang cukup untuk orang sebanyak itu?
Berapa roti dan berapa ikan yang dipakai untuk memberi makan kepada 5000 orang laki-laki itu?
Siapakah yang disebut roti yang hidup?


%d blogger menyukai ini: