09. Allah SWT. Memilih Nabi Ibrahim

Lama sesudah manusia gagal membangun menara Babil, mereka masih tidak menuruti perintah Allah SWT.  Mereka menyembah makhluk dan benda-benda yang diciptakan Allah, bukannya menyembah Allah itu sendiri. Sebagai contoh, mereka menyembah bintang, matahari dan bulan yang mereka anggap sebagai dewa.  Mereka tidak menyembah Allah yang mahabenar. Oleh karena kedurhakaan mereka terhadap Allah ini, mereka tidak mungkin dapat disebut anak-anak Allah sekalipun mereka diciptakan oleh Allah.  Mereka adalah anak-anak Iblis karena mereka menyembah dewa-dewa dan roh-roh jahat.

Ingatkah Saudara akan  janji Allah SWT. kepada Nabi Adam dan Siti Hawa?  Apakah Allah. sudah lupa akan janji-Nya itu?  Tidak mungkin!  Dia tidak lupa. Oleh sebab itu, Allah mengutus rasul-Nya yang bernama Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim tinggal di kota Ur. Ia, orang tuanya, dan seluruh keluarganya pindah ke Haran.  Kebanyakan orang yang tinggal di Haran menyembah dewa-dewa.  Tetapi Nabi Ibrahim percaya bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang benar.

Pada satu hari, Allah SWT. berkata kepada Nabi Ibrahim, “Tinggalkanlah negerimu, kaum keluargamu dan rumah ayahmu, lalu pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.  Aku akan memberikan kepadamu keturunan yang banyak dan mereka akan menjadi bangsa yang besar.  Aku akan memberkati engkau dan akan membuat namamu mahsyur, sehingga engkau akan menjadi barokah bagi umatmu.  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau.  Karena engkau, Aku akan memberkati semua bangsa di bumi.”

Dari antara semua orang yang hidup pada masa itu, Allah SWT. memilih Nabi Ibrahim dan keturunannya.  Allah berjanji bahwa melalui keturunan Nabi Ibrahim semua orang di dunia akan mendapat barokah dari Allah. Dari garis keturunan Nabi Ibrahim akan datang satu orang yang akan mengalahkan Iblis.  Allah telah memberikan janji ini kepada Nabi Adam dan Siti Hawa.  Sekarang Allah berkata kepada Nabi Ibrahim bahwa Nabi Ibrahim sendiri akan menjadi salah seorang dalam garis keturunannya yang akan mengalahkan Iblis itu.

Nabi Ibrahim berumur 75 tahun ketika ia dipanggil Allah SWT.  Ia berangkat dari Haran dan pergi ke Tanah Kanaan bersama-sama dengan Sarah, istrinya, dan Luth, keponakannya. Mereka membawa segala harta benda beserta pelayan-pelayannya.  Sesudah menempuh perjalanan yang panjang, mereka sampai di negeri Kanaan.

Di Kanaan, Allah SWT. menampakkan diri kepada Nabi Ibrahim dan berkata kepadanya, “Inilah negeri yang akan Kuberikan kepada keturunanmu.”  Lalu Nabi Ibrahim mendirikan tempat ibadah di situ dan sholat untuk menyembah Allah.

Walaupun pada zaman itu sudah ada beberapa bangsa, Allah SWT. memilih Nabi Ibrahim untuk membentuk satu bangsa yang baru.  Melalui bangsa inilah Allah akan menggenapi apa yang dijanjikan-Nya kepada Nabi Adam dan Siti Hawa.

Ketika Allah SWT. berjanji kepada Nabi Ibrahim bahwa dia akan diberi banyak keturunan, sebanyak bintang-bintang di langit, Nabi Ibrahim sudah berumur 75 tahun. Istrinya, Sarah, sudah berumur 65 tahun.  Akan tetapi mereka belum mempunyai seorang anak pun. Sebetulnya mereka sudah terlalu tua untuk memperoleh seorang bayi.  Bagaimana janji Allah akan digenapi?  Walaupun mereka sudah tua sekali, mereka percaya kepada janji Allah. Oleh sebab itu, mereka dikenan oleh Allah dan meninggalkan negerinya untuk menaati perintah Allah.

             Pertanyaan:

Siapakah yang dipilih Allah SWT. untuk menjadi satu bangsa yang baru dan  besar?

            Mengapa Nabi Ibrahim sekeluarga meninggalkan negerinya?

            Apa janji Allah SWT. kepada Nabi Ibrahim?

            Siapa nama istri Nabi Ibrahim?

Walaupun istri Nabi Ibrahim sudah  terlalu  tua  untuk  melahirkan,  apakah  Allah
SWT. masih akan menggenapi janji-Nya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: