11. Allah Memelihara Ibu Hagar dan Nabi Ishmael

Allah SWT. sudah membuat janji kepada Nabi Ibrahim dan Ibu Sara bahwa mereka akan diberkati dengan seorang anak.  Melalui anak ini Allah akan menetapi janjiNya untuk memberkati semua orang.  Sepuluh tahun sudah lewat dan Ibu Sara belum punya anak.  Sara sudah berumur 75 tahun dan dari pikiran manusia, dia sudah tidak bisa menjadi hamil.            Ada kebiasaan pada zaman itu bahwa seorang anak yang dilahirkan oleh seorang hamba yang menjadi hamil oleh tuannya akan menjadi anak istri sendiri.  Jadi Ibu Sara berkata kepada Nabi Ibrahim, “Tidurlah dengan hambaku, Hagar, yang dari Mesir.  Barangkali melalui Hagar saya dapat seorang anak.”            Nabi Ibrahim setuju dengal usul Sara.  Hagar menjadi hamil dan dia menjadi sombong dan memandang rendah kepada nyonyanya, Sara.  Lalu Sara menyalahkan Nabi Ibrahim, katanya, “Penghinaan yang kuderita ini adalah tanggung jawabmu.  Seketika Hagar sadar bahwa dia sudah mengandung, dia memandang rendah akan saya.  Semoga Allah menjadi Hakim antara aku dan engkau.”            Kata Nabi Ibrahim, “Hambamu itu di bawa kekuasaanmu.  Perbuatlah kepadanya menurut keinginanmu.”  Jadi Ibu Sara menindas Hagar, sehingga ia lari meninggalkannya.            Lalu malaikat Tuhan bertemu dengan Hagar dekat suatu mata air di padang gurun.  Katanya, “Hagar, hambanya Sara, mau ke mana?”            Jawabnya, “Saya lari meninggalkan Sara, nyonyaku.”  Kata malaikat, “Pulanglah.  Biarkanlah engkau tunduk di bawa kekuasaan Sara.”            Lalu malaikat Tuhan membuat janji kepada Hagar, “Aku akan membuat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung.  Engkau akan melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Ishmael kepadanya.  (Ishmael berarti Allah mendengar.)  Allah sudah mendengar tentang penindasan atasmu itu.  Tetapi anakmu akan melawan semua saudaranya.”  Kemudian Hagar memberi nama El Roi kepada Tuhan Allah yang berarti Allah melihat.  Sebab katanya, “Aku sudah melihat Dia yang sudah melihat aku.”  Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Nabi Ibrahim dan Nabi Ibrahim memberi nama Ishmael kepadanya.            Ketika Ishmael berumur 13 tahun, Allah SWT. menyuruh Nabi Ibrahim supaya setiap laki-laki di rumah tangganya disunat sebagai tanda perjanjian Allah dengan Nabi Ibrahim.  Allah memberitahukan Nabi Ibrahim bahwa Ishmael bukan anaknya yang dijanjikan.  Nanti Ibu Sara akan melahirkan anak yang dijanjikan Allah.  Walaupun begitu Allah mengasihi Ishmael karena dia anaknya Nabi Ibrahim, dan Allah berjanji bahwa Ishmael juga akan diberi banyak keturunan.            Setelah anaknya Ibu Sara lahir, Nabi Ibrahim mengadakan pesta gede.  Anaknya Ishmael sudah belasan tahun dan dia mengejek anaknya Sara.  Sara tersinggung dan menyuruh Nabi Ibrahim untuk mengusir Hagar dan Ishmael, katanya, “Anaknya Hagar tidak boleh menerima sebagian dari warisan anakku.”            Nabi Ibrahim sangat sedih karena dia sayang kepada anaknya.  Tetapi Allah sendiri menyuruh Nabi Ibrahim untuk mengabulkan permintaan Sara.            Kemudian hari berikutnya pagi-pagi benar, Nabi Ibrahim memberi bekal dan air kepada Hagar dan menyuruh Hagar dan Ishmael pergi meninggalkan mereka.  Mereka mengembara di padang gurun sampai air minum itu habis.  Lalu Hagar meninggalkan Ishmael di bawah semak-semak dan duduk agak jauh dan menangis.  “Saya tidak bisa melihat anakku mati kehausan.”            Allah SWT. mendengar suara Ishmael yang juga menangis.  Lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar:  “Hagar, mengapa putus asa?  Jangan takut, sebab Allah sudah mendengar suara anakmu.  Bangunlah, ambil anakmu dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.”            Kemudian Allah SWT. membuka mata Hagar dan dia melihat sebuah sumur.  Mereka dapat minum dari sumur itu.  Allah menyertai Nabi Ishmael sehingga ia bertambah besar.  Ia tinggal di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.  Ibunya mengambil seorang istri bagi Nabi Ishmael dari Mesir.  Ketika Nabi Ishmael sudah dewasa, Allah memberkati dia dan memberi 12 anak laki-laki kepadanya yang menjadi kepala atau raja, masing-masing dengan sukunya. Pertanyaan:Mengapa Ibu Sara minta suaminya tidur dengan Hagar?Apa yang terjadi ketika Hagar menjadi hamil?Ibu Sara menyalahkan siapa?  Apa yang Ibu Sara lakukan kepada Hagar?Kemudian apa yang Hagar lakukan?Apa yang diberitahukan Hagar oleh malaikat Tuhan?Hagar menyebut malaikat Tuhan dengan nama siapa?Setelah Ibu Sara melahirkan, apa yang Ishmael lakukan?Mengapa Ibu Sara ingin supaya Ishmael disuruh pergi?Kali ini apa yang Hagar dengar dari malaikat?Apakah Ishmael anak Nabi Ibrahim yang dijanjikan oleh Allah SWT.?Apakah Allah SWT. mengasihi Nabi Ishmael?Apakah Allah SWT. memberkati Nabi Ishmael?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: