22. Kelahiran Nabi Musa

Keturunan Nabi Ibrahim disebut “bani Ibrahim” oleh orang Mesir. Jadi, dalam cerita ini kalau disinggung-singgung tentang “bani Ibrahim”, itu maksudnya adalah keturunan Nabi Ibrahim.Keturunan Nabi Ibrahim, yaitu keluarga Nabi Yakub, beranak cucu sangat banyak. Jumlah mereka bertambah dengan cepat sekali sehingga negeri Mesir penuh dengan mereka.Tahun berganti tahun, lama sesudah Nabi Yusuf dan kakak-kakaknya meninggal, seorang raja baru yang tidak mengenal Nabi Yusuf mulai memerintah di Mesir. Sang raja khawatir keturunan Nabi Ibrahim akan semakin banyak lagi. Jadi, mereka dipaksa untuk bekerja keras. Akibatnya banyak di antara mereka yang meninggal.Namun ada juga di antara mereka yang tidak meninggal meskipun pekerjaan mereka sangat berat dan kasar. Mereka diberkati oleh Allah SWT. sehingga mereka bertambah lebih banyak lagi.Kemudian raja Mesir yang jahat itu memberi perintah kepada Sifra dan Pua, kedua bidan yang menolong wanita-wanita bani Ibrahim  bersalin. Katanya, “Pada waktu kamu menolong wanita dari bani Ibrahim bersalin, kalau anak yang lahir itu laki-laki, bunuhlah dia! Kalau anak yang lahir itu perempuan, biarkan dia hidup.”Apakah Bi  Sifra dan Bi Pua membunuh bayi laki-laki itu? Tidak.  Mereka takut kepada Allah SWT. dan tidak mau melakukan perintah raja yang jahat itu. Ketika ditanya, “Mengapa kamu membiarkan anak-anak laki-laki  bani Ibrahim hidup?”, mereka menjawab, “Wanita bani Ibrahim tidak seperti wanita Mesir. Mereka gampang sekali melahirkan. Sebelum  bidan datang, anaknya sudah lahir.” Maka Allah SWT. memberkati bidan-bidan itu karena mereka menghormati Allah SWT.Lalu raja memberi perintah ini kepada seluruh rakyat: “Tiap anak laki-laki bani Ibrahim yang baru lahir harus dibuang ke Sungai Nil, tetapi semua anak perempuan boleh dibiarkan hidup.”Pada masa itu ada seorang bayi laki-laki yang dilahirkan. Orang tuanya melihat bahwa bayi itu sangat elok. Mereka menyembunyikannya selama tiga bulan. Bayangkanlah! Apakah mudah menyembunyikan bayi kalau ada musuh-musuh yang mencarinya? Bagaimana kalau bayi itu menangis ketika orang Mesir lewat? Susah bukan?

Semakin lama semakin sulit untuk menyembunyikan bayi itu. Jadi, ibu itu mengambil sebuah keranjang dan melapisnya dengan ter supaya jangan kemasukan air. Ia menaruh bayinya ke  dalam keranjang itu, dan membawanya ke Sungai Nil. Keranjang yang berisi seorang bayi itu ditaruh di tengah-tengah rumpun gelagah yang ada di tepi Sungai Nil. Kakak perempuan bayi itu, yang bernama Maryam, berdiri agak jauh dari situ untuk melihat apa yang akan terjadi dengan adiknya.

Sementara itu datanglah putri raja. Ia datang ke sungai untuk mandi. Tiba-tiba putri raja melihat keranjang itu di tengah-tengah rumpun gelagah, lalu ia menyuruh seorang hamba perempuan mengambilnya. Putri raja membuka keranjang itu, dan melihat ada seorang bayi yang sedang menangis di dalamnya. Putri raja merasa kasihan kepadanya dan berkata, “Ini anak bani Ibrahim.”Lalu kakak bayi itu, Maryam, bertanya kepada putri raja, “Maukah Tuan Putri saya carikan seorang ibu dari bani Ibrahim untuk menyusui bayi itu?”“Baiklah”, jawab putri raja. Maka pergilah gadis itu dan memanggil ibunya sendiri. Kata putri raja kepada ibu itu, “Bawalah bayi ini, susuilah dia untukku, nanti Ibu akan ku beri upah.”Waktu bayi itu sudah agak besar, ibunya menyerahkannya kepada putri raja. Lalu putri raja menjadikan bayi itu anak angkatnya. Katanya, “Ia kuberi nama Musa sebab ku ambil dia dari air.” Pertanyaan :Apa yang terjadi setelah Nabi Yusuf dan saudara-saudaranya meninggal?Mengapa raja Mesir memaksa bani Ibrahim bekerja keras?Apakah raja Mesir itu ingat akan kebaikan dan pertolongan Nabi Yusuf pada masa lalu?Raja Mesir memerintahkan apa kepada bidan-bidan yang menolong wanita-wanita bani Ibrahim bersalin?Apakah mereka menaati perintah itu?Raja Mesir memerintahkan apa kepada rakyatnya?Berapa umur Nabi Musa  ketika dia diletakkan di dalam keranjang di Sungai Nil?Siapakah yang menjaga Nabi Musa yang masih bayi itu dari jauh?Siapakah yang menemukan Nabi Musa?Siapakah yang memberi nama kepada Nabi Musa?Apa arti nama Musa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: